Instalasi Linux Kali 1.0.6

Sebenarnya pada website official KALI (www.kali.org) sudah terdapat cara instalasinya yg cukup lengkap dengan disertai gambar-gambar. Namun saya pribadi mengalami sejumlah masalah saat mencoba melakukan instalasi Kali pada eksternal harddisk. Dan setelah melewati perjuangan yg memakan waktu hampir 12jam, akhirnya saat ini Kali sudah berhasil terinstal di hdd tersebut. Artikel ini saya tuliskan dengan harapan dapat membantu rekan-rekan yg mungkin menghadapi kasus serupa.

Berikut adalah spec yg saya gunakan:

–          PC dengan proc Intel I5 dan memory 4GB

–          Hdd eksternal 2TB (terdapat 3 partisi dengan format NTFS dan 1 partisi ext4 sebesar 45GB bekas Backtrack5 lengkap dengan SWAP location)

Kondisi instalasi yg saya harapkan:  full-instalation (bukan live linux) tanpa mengganggu 3 buah partisi NTFS tersebut karena pada ketiganya terdapat data backup yg relatif penting.

Seperti biasa yg saya lakukan setelah men-download file image Kali dan verifikasi SHA-1 adalah melakukan booting image Kali pada VMWARE. Saya biasa melakukan ini saat instalasi Backtrack dahulu dan selalu sukses tanpa ada masalah berarti. Namun ternyata kondisi saat ini sangat berbeda, instalasi gagal setelah berjalan sekitar 12%. Saya sudah mencoba mangulanginya sampai 3x dan ternyata tetap stuck di kisaran segitu. Tidak puas dengan error tersebut, saya berpikir ‘ah mungkin ada masalah dengan VMWAREnya, coba saja di-booting dari dvd’. Alhasil saya pun segera mem-burn image tersebut ke DVD. Sekali lagi saya mencoba melakukan instalasi, kali ini lebih mengenaskan, karena ternyata Kali dalam DVD tersebut kesulitan mendeteksi hardware saya. Setelah mencoba berbagai trik dan teknik, ditambah browsing sana sini (padahal dokumentasi Kali masih relatif sedikit sehingga saya mencoba mencari juga dokumentasi dari Debian), akhirnya saya menemukan cara menginstall-nya.

Langsung saja, berikut adalah step-step menginstall Kali (lakukan jika Anda tidak berhasil melakukan dengan cara yg dipaparkan pada official websitenya):

  1. Masukkan DVD live Kali, booting dengan DVD tersebut
  2. Pada menu depan Kali, pilih saja untuk booting ke dalam Live Linux-nya (pilihan pertama), jangan tekan ‘install’ ataupun ‘graphical install’
  3. Setelah masuk ke desktop Kali, hubungkan hdd eksternal atau apapun yg ingin diinstal dengan OS tersebut (NB: bahkan USB flashdisk pun bisa asal sizenya >=16GB)
  4. Buka shell dan gunakan GPARTED untuk MENGOSONGKAN partisi yg menjadi tujuan instalasi. Ingat, DIHAPUS, bukan diformat apalagi disetting dengan format ext4. Setelah itu lakukan REBOOT dan kembali ke step 1-3 lalu ke step 5.
  5. Setelah langkah 4, buka ‘Application’ > ‘System Tools’ > ‘install linux kali’
  6. Ikuti terus menu yg ada, setting saja sesuai keinginan, hingga akhirnya masuk ke menu disk partition. Pada bagian ini (jika tadi step 4 dijalankan dengan baik) seharusnya akan ada pilihan pertama dengan kata ‘largest continous…’. Pilih pilihan tersebut.

Jika tidak ada pilihan tersebut, pilih ‘manual’, lalu pada hdd yg Anda inginkan lakukan seperti pada step 4. Setelah itu tidak perlu reboot, cukup tekan ‘esc’ dan pilih ulang menu ‘disk partition’, maka semestinya akan keluar pilihan ‘largest continous..’.

7.  Lanjutkan instalasi pada partisi yg dipilih. Tunggu kira-kira 15-30menit tergantung kecepatan sistem komputer Anda; Hingga kemudian muncul error instalasi GRUB. Langkah ini terdengar agak lucu, namun tak ada yg bisa kita lakukan selain: pilih ‘install…’. Maka instalasi linux diulangi lagi/re-install. Peringatan: jangan sekali-sekali memilih ‘exit installation’.

Saya pribadi juga agak sebal dengan ini, karena berarti harus menunggu lagi. Dan saya belum menemukan solusi yg lain atas masalah ini. Mungkin jika ada yg menemukan solusi baru bisa memberitahukan lewat komentar.

8.  Setelah melakukan step 7 dan menunggu lagi, mestinya kali ini tidak ada masalah dalam instalasi GRUB. Sekedar info: sebaiknya GRUB diinstal pada MBR dari hdd yg ingin booting linux. Contoh: pada PC saya terdapat internal hdd berisi win7 (terdeteksi pada Kali sebagai sda) namun saya ingin bisa booting dari eksternal hdd pada PC manapun, karenanya saya install GRUB pada MBR dari hdd eksternal saya (pada Kali dideteksi sebagai sdb)

9.  Setelah instalasi GRUB, proses instalasi akan berlanjut sedikit lagi hingga akhirnya stuck pada layar ‘finishing’. Coba saja ditunggu 15menit. Jika tetap tidak ada perubahan atau tetap stuck di situ, tekan saja alt+ctrl+F1 lalu ketik ‘poweroff’ dan ‘enter’

10.  Cobalah booting dengan menggunakan hdd yg terinstall Kali, seharusnya akan muncul GRUB Loader dan sudah bisa booting Kali dengan lancar

Demikian proses instalasi Linux Kali yg saya lakukan. Jika ada rekan-rekan yg ingin memberikan usulan ataupun pertanyaan silahkan mengisi pada komentar. Semoga artikel ini dapat berguna.

Pesan terakhir: Do only Ethical hacking, not a crime. 🙂

Iklan

3 pemikiran pada “Instalasi Linux Kali 1.0.6

    • Halo..
      Hmmm.. maksud pertanyaannya gimana? Saya kurang paham.. hehehe..
      Kalo yg dimaksudkan gimana cara men-trigger install GRUB, itu di menunya tinngal pilih aja install GRUB..
      Sedangkan kalo yg ditanyakan gimana cara install GRUB pada dual booting, setelah trigger di atas, tinggal pilih drive yg diinginkan, pada contoh saya itu saya pilih sdb.. ingat sdb yah BUKAN sdb1 atau sdb2..
      Kalau pertanyaan Anda beda dgn penjelasan saya di atas, silahkan tny kembali lebih detail.. hehehe..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s