Cinta??? (Pandangan pertama)

Halo, namaku Anto. Usiaku baru menginjak kepala 2 alias 20 tahun. Aku kuliah di salah satu kampus terkenal di kota ini. Aku mahasiswa semester 5 jurusan teknik, dimana jarang sekali mahasiswi di jurusan ini, makanya jangan heran kalau cowok di sini kalo ngliat cewek itu kayak ngliat barang antik.. hehehe..

Sejak kuliah di sini, aku hanya akrab dengan 3 orang cewek. Mereka semua seangkatan denganku. Teman-teman cowok yg lain sering bilang kalau aku ini beruntung, aku punya teman-teman cewek yg cantik dan akrab denganku. Tapi jujur aja, aku sama sekali gak merasa mereka itu menarik. Ntahlah, menurutku sih cantik itu relatif ya, orang lain mungkin bilang cantik tapi bagiku biasa aja gitu.

Oya, minggu lalu aku melihat seorang cewek cantik di kampusku. Dia lagi asik baca komik girly sampai-sampai cuek dengan semua yg terjadi di sekelilingnya. Aku perhatikan dia dengan seksama, penasaran sih siapa dia ini, karena setauku gak ada adik kelasku yg secantik dia. Rambutnya kurang lebih sebahu, wajahnya bulat, agak chubby sih, hidungnya mancung, matanya besar.. ah, pokoknya cantik deh.. masalahnya.. aku gak kenal dia… jadi aku hanya bisa diam dan memandanginya dari jauh.

“Woi, ngelamun apa loe?” tegur Nico sambil menepuk bahuku. Aku kaget, baru sadar di sampingku ada orang.
“Errrrr… anu… belum masuk ya kelasnya?” sahutku basa-basi.
“Loe uda kerja tugas ini belum? Gue gak ngerti ni gimana kerjainnya”
“Wah nic loe salah orang, kalo loe aja gak bisa apalagi gue. Kan situ IPKnya 4.” sahutku meledek, “eh itu ada si Ucup, tanya dia aja.”
“Woi Cup sini!!”
“Eh ada kalian di sini, baguslah, aku mau nanya tugas, ini gimana cara ngerjainnya ya?” sahut Ucup sambil mendekati kami.
Aku dan Nico pun melongo. “Kita mau nanya elu, kok malah balik ditanyai… ckckckck… gawat ni…” sahutku kesal.
“Wah parah kalian, ya uda aku nanya yg lain aja..” balas si Ucup sambil ngeloyor pergi.

Sejam kemudian, waktu aku mau ke warung depan kampus, aku melihat si Ucup lagi ngobrol dengan seorang cewek. Iseng-iseng kudekati mereka. Baru beberapa langkah, aku menyadari kalau cewek di depan si Ucup itu si cantik yg tempo hari lagi duduk baca komik itu. ‘Wah jangan-jangan dia itu pacarnya si ucup’ pikirku. Aku pun membatalkan niatku untuk mendekat, tapi tiba-tiba ada teriakan “oi To sini To, ada yg perlu kubicarakan”. Aku menoleh dan kulihat si Ucup melambaikan tangannya.

“Apa Cup?” sahutku sambil mendekat.
“Ini loh Neli mau nanya soal minggu lalu, kan kamu yg ajari aku tempo hari..” jawabnya.
Aku pun menjadi gugup. Si cantik itu, Nelia, memandangiku dengan penuh harap. Sepertinya dia agak sungkan untuk bertanya langsung padaku. Setelah mengumpulkan segenap keyakinan diri, aku pun menjelaskan jawaban tugas minggu lalu itu.
“Thankyou ya Anto buat penjelasannya.” kata Nelia setelah kujelaskan panjang lebar.
“Loh kamu materinya baru sampai situ? Emang kamu kelas mana?”
“Iya, aku di kelas A sih, tempo hari kan bapaknya absen 1x jadi agak telat.”
“Oooo..” sahutku sambil memandangi wajahnya yg cantik itu.
“Aku pulang dulu ya… Thankyou..” kata Nelia sambil melambaikan tangannya lalu berjalan menjauh tanpa menunggu balasanku.
Aku hanya tertegun memandanginya berjalan menjauh. Dan baru sadar beberapa menit kemudian kalau si Ucup juga sudah pulang.

Sejak kejadian kemarin itu, aku setiap kali bertemu dengan Nelia berusaha untuk mengajaknya ngobrol. Namun, entah kenapa, dia hanya berbicara seperlunya lalu ngeloyor pergi. Menyedihkan.. tapi takapa lah.. setidaknya dia masih mengingat namaku.. hehehehe.. dan yang lebih penting adalah aku masih bisa memandangi wajahnya yg cantik dan imut itu…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s