Malam Berdebu

Kubongkar perlahan
Sebongkah demi sebongkah
Pecahan lama kisah
Masa-masa indah kenangan

Kupandang sebuah masa
Awal kau aku berjumpa
Kita hanya tahu nama
Tanpa kenangan tiada rasa

Kau tertawa lucu kau pandang
Ku mengejar dia kau sayang
Jatuh bangun tak putus asa
Sayang dia tak menyambut rasa

Kupandang bongkah lain
Pecahan rasa berurai air mata
Kala jarak antara kita
Membentang luas samudra raya

Kuteringat saat itu
Detik kepergian dirimu
Hari itu ku nekat pergi
Tinggalkan separuh hati mati
Kucoba hapus rasa cinta
Setia tinggal sebuah kata

Namun siapa sangka
Separuh hati berteriak juga
Bayang dirimu meluap di dada
Di mata tinggal dirimu saja

Bongkahan lain cerita lain
Dirimu tengah menanyaiku
Dengan santai kau mendorongku
Melangkah kembali masa depanku

Kuingat tiap katamu
Kuingat tiap tanyamu
Nada-nada itu
Terngiang lembut tiap waktu

Kini ku duduk sendiri
Diselimuti debu kenangan lalu
Kucoba merangkai kata ini
Mengukir rasa tak pernah lalu

Kini ku coba menerka
Siapa dia pengisi hatimu
Adakah diriku dalam sana
Ataukah sisa tumpukan debu

Iklan

Satu pemikiran pada “Malam Berdebu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s