Lepas dari ikatan masa lalu

Gajah adalah salah satu hewan sirkus yang menarik. Gajah berbadan sangat besar dengan selera makan yang luar biasa. Tentunya susah untuk bisa membuat hewan ini tidak kabur dari tenda sirkus. Dibutuhkan sebuah pilar besi yang ditanam cukup dalam untuk bisa menahan makhluk besar ini. Namun bagi seorang pawang gajah, hal itu tidak perlu. Bagaimana dia melakukannya?
Untuk dapat memiliki seekor gajah dalam tim sirkus, sang pawang gajah hanya perlu menangkap/membeli seekor anak gajah. Alasannya sederhana yakni yang lebih muda tentunya lebih mudah belajar dan lebih mudah dikendalikan. Gajah muda ini diikatkan pada sebuah pohon yang besar (tentunya disesuaikan dengan ukuran anak gajahnya).
Setelah anak gajah ini tumbuh dewasa, si pawang tak perlu panik dan mencari pohon yang lebih besar karena si gajah sudah tak mampu kabur lagi. Loh kok bisa?
Ternyata selama proses pertumbuhannya anak gajah akan mencoba kabur dengan menarik-narik rantai pengikatnya. Namun karena tubuhnya lebih kecil dari pohon tempat dia ditambatkan tentunya dia takkan bisa kabur hanya kakinya saja yang terasa sakit akibat rantai yang mengikatnya. Proses ini berlangsung berulang kali hingga ia merasa jera dan berpikir ‘tak ada cara untuk kabur’. Akibatnya ketika dewasa pun dia sudah tak ada niat kabur lagi, bahkan di sirkus seekor gajah cukup dirantai pada sebuah pasak kayu kecil.

Bagaimana dengan kita? Adakah kegagalan-kegagalan masa lalu yang masih terngiang dalam benak kita? Atau trauma-trauma masa kecil yang masih mengganggu?

Memang apa yang pernah kita alami sulit untuk bisa kita lupakan, bahkan mungkin takkan terlupakan. Namun bukan berarti kita selamanya harus terikat dengan pengalaman masa lalu. Kita punya hari depan dan pengharapan, jangan pernah lupakan itu. Karenanya kita harus mencoba kembali, berjuang kembali.

Cara untuk menang dari rasa takut adalah dengan menghadapinya.

“What doesn’t kill me, makes me stronger”

Iklan

Satu pemikiran pada “Lepas dari ikatan masa lalu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s